Pegolf Tanah Air Bertekad Bangkit di Indonesia Masters 2018

Rendy Renuki H    •    14 Desember 2018 13:41 WIB
golf
Pegolf Tanah Air Bertekad Bangkit di Indonesia Masters 2018
Pegolf asal Indonesia Danny Masrin saat melakukan tee off di ajang Indonesia Masters 2018 (Istimewa)

Jakarta: Pegolf Tanah Air, Danny Masrin tetap optimis menorehkan kiprah manis di BNI Indonesian Masters 2018. Meski permainannya belum tuntas karena ada penundaan, Kamis 13 Desember lalu, ia berharap penundaan bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan permainannya.

Panitia BNI Indonesian Masters kali ini memang terpaksa menangguhkan putaran satu yang belum tuntas. Pasalnya, cuaca cerah kawasan Royale Jakarta Golf Club, Pondok Gede, Jakarta Timur, tiba-tiba mendung dan diwarnai petir. Sebagian pegolf yang baru mencapai hole 15 harus berhenti mengayun stik.

"Saya akan beristirahat, agar di hole lanjutan besok Jumat (14/12), bisa tampil segar dan rileks, dan melakoni game plan saya," ujar Danny lewat keterangan resmi yang diterima Medcom.id, Jumat 14 Desember.

Dipaparkan Danny, berada dalam satu grup tee off bersama pegolf dunia macam Justin Rose (Inggris) dan Shubhankar Sharma (India) memang tak mudah. Beruntung sebelumnya mereka kerap berkomunikasi sehingga Danny pun tak canggung. 

Di hole pertama Danny ciptakan birdie. Memasuki hole 10 justru pukulannya malah torehkan boogey. Meski begitu, Danny mengaku dirinya sudah memperkirakan kondisi seperti itu sehingga ia merasa kiprahnya itu belum terlambat buat dibenahi. 

Danny sendiri hingga pertarungan dihentikan ada di urutan 31 bersama 14 peserta lain dengan total dua pukulan di bawah par. Pegolf berusia 26 tahun itu bertekad di putaran dua bisa membikin total di bawah 70 pukulan agar lolos fase cut off.

Sementara itu John Catlin memimpin di putaran satu BNI Indonesian Masters. Pegolf AS itu menoreh 66 pukulan atau 6 pukulan di bawah par. Kiprah Catlin disetarakan oleh Sungho Lee (Korea Selatan).

Di bagian lain juara bertahan Justin Rose ada di urutan tiga bersama enam pegolf lainnya dengan 5 pukulan di bawah par. BNI Indonesian Masters yang bernaung dalam Asian Tour itu bisa jadi momentum penting bagi Rose untuk mendongkrak posisinya di kancah dunia.

Pekan ini Rose ada di urutan dua dunia. Jika kelak kembali menjuarai turnamen golf berhadiah total 750.000 dolar ini, posisinya pun kembali ke peringkat satu dunia menggeser Brooks Koepka (AS).

 


(REN)