Menko PMK: Persiapan Asian Games Berjalan di Jalur yang Tepat

K. Yudha Wirakusuma    •    31 Agustus 2016 23:41 WIB
asian games 2018
Menko PMK: Persiapan Asian Games Berjalan di Jalur yang Tepat
Menko PMK Puan Maharani (tengah) bersama Mendagri Tjahjo Kumolo (kanan) dan Menpora Imam Nahrawi (kiri) mengikuti rapat koordinasi tingkat menteri di Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (31/8). (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia terus mempersiapkan diri untuk menggelar pesta olahraga se-Asia, Asian Games 2018. Dan sejauh ini, semua persiapan yang telah dijalankan berjalan dengan baik.

"Saat ini sarana dan prasarana untuk Asian Games sudah disiapkan dan sedang dikerjakan serta dalam alur yang tepat (on the track)," ujar Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, usai memimpin rapat koordinasi tingkat menteri terkait persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Kantor Kemenko PMK, Rabu (31/8).

"Renovasi dan rehabilitasi Gelora Bung Karno dan Wisma Atlet Kemayoran berjalan dengan baik," lanjutnya.

Menurut Puan, kesiapan para atlet terus dilakukan dan dipantau oleh pihak terkait. Ia berharap, Indonesia bisa merealisasikan tiga target yang dicanangkan pemerintah, yakni sukses sarana dan prasarana, sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan. 

"Indonesia harus mampu meraih medali emas dalam pelaksanaan Asian Games yang akan datang dan juga saat pelaksanaan Olimpiade di Tokyo nanti,” kata Puan.

Soal penyelenggaraan, Puan mengungkapkan saat ini sudah dibuat tim pemantau persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018.

"Tim tersebut akan mencari tahu apa saja persiapan yang masih kurang dan di mana letak hambatannya. Hambatan dan kekurangan tersebut akan dievaluasi untuk diperbaiki sebelum hari pelaksanaan Asian Games," jelas Puan.

Asian Games 2018 dijadwalkan berlangsung mulai 18 Agustus - 2 September. Indonesia sebagai tuan rumah akan menyelenggarakannya di tiga kota, yakni Jakarta, Palembang, dan Banten.

Untuk memuluskan persiapan, Puan meminta kepada kepala daerah di masing-masing kota penyelenggara untuk saling bersinergi dan bekerja sama sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Hal serupa juga harus dilakukan oleh semua stakeholder lainnya yang mengambil bagian dalam ajang tersebut.

"Segala persiapan dan kesiapan yang semuanya mendesak harus segera ditindaklanjuti. Saya harapkan baik panitia penyelenggara, kementerian/lembaga pendukung, dan pemerintah provinsi untuk dapat bekerja sama dan tidak mengulang-ulang apa yang sudah disepakati dan dibahas bersama," tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, dan Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo.
 
Selain membahas kesiapan Asian Games 2018, Menko PMK Puan Maharani juga memonitor persiapan Tafisa World Sport for All 2016 yang berlangsung di Ancol, Jakarta Utara, 6-12 Oktober 2016. Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 79 negara yang dipastikan akan hadiri dalam ajang tersebut. Sementara 54 negara lainnya masih dalam tahap konfirmasi kembali.

“Ini adalah ajang olahraga rekreasi dunia. Segala persiapannya sudah kita lakukan dan akan kita sambut acara ini dengan baik,” kata Puan Maharani. 

Adapun pihak yang ikut mempersiapkan Tafisa World Sport for All 2016 adalah Kementerian Pariwisata, Kemendagri, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Hukum dan HAM, Bappenas dan Pemda DKI Jakarta serta beberapa lembaga lainnya.

Puan berharap ajang Tafisa World bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Kementerian Pariwisata dan juga kementerian lain agar ada manfaat ekonomis dari kegiatan tersebut. 

“Kita harus bisa melihat dan mengambil manfaat yang positif dari ajang ini. Karena itu, saya minta Kementerian Pariwisata untuk memperhatikan dengan betul,” tegasnya.

Tafisa akan menggelar sejumlah kegiatan, yakni pertujukan olahraga dan permainan tradisional, olahraga disabilitas, olahraga massal, olahraga khusus, festival kebugaran jasmani dan festival budaya. 
Sementara tempat penyelenggaraannya adalah Kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Ballroom Hotel Mercure, Pantai Marunda, Mall ABC Ancol, Putri Duyung Cottage dan Jakarta International Expo Kemayoran serta Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Puan menegaskan, Tafisa World merupakan ajang untuk menjaga dan mengeratkan hubungan antara negara. Karena itu, pihaknya juga berharap Indonesia mampu dan sukses menyelenggarakan ajang tersebut.


(ACF)

PON XIX Jabar Resmi Ditutup

PON XIX Jabar Resmi Ditutup

39 minutes Ago

Metrotvnews.com, Bandung: Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat secara resmi ditutu…

BERITA LAINNYA