Sepeda Nusantara Kulon Progo Diikuti Turis Asing

Rendy Renuki H    •    29 September 2018 20:17 WIB
berita kemenpora
Sepeda Nusantara Kulon Progo Diikuti Turis Asing
Ayu Sakamoto, salah satu turis asing yang mengikuti Sepeda Nusantara 2018 di Kulon Progo (Dok. Kemenpora)

Kulon Progo: Ada yang spesial dari perhelatan Sepeda Nusantara 2018 Etape Menoreh, Sabtu 29 September. Salah satu program unggulan Kemenpora itu juga diikuti oleh beberapa turis asing.

Dari total 25 ribu peserta yang ambil bagian dalam Sepeda Nusantara 2018, setidaknya ada enam warga negara asing ikut serta berbaur dengan masyarakat setempat, mengayuh sepedanya, menikmati keindahan alam Kulon Progo.

Mereka antara lain Devi Mirchandi asal Singapura, Mai Kato, Yukari Inada, Ayu Sakamoto warga negara dari "Negeri Sakura" Jepang, Sophia Riedl dari Jerman dan Michele Johnstone berpaspor Amerika Serikat.

Ayu Sakamoto, wanita asal Jepang yang baru sebulan berstatus sebagai mahasiswa jurusan Pariwisata Universitas Gajah Mada mengakui senang terlibat dalam Sepeda Nusantara ini. Ia pun memberikan apresiasi kepada warga setempat yang sangat antusias bersepeda.

"Selain berolahraga, saya melihat adanya interaksi sosial ditengah masyarakat Kulon Progo. Tidak ada jeda pemisah antara masyarakat biasa dengan para pejabat setempat. Mereka berbaur menjadi satu dalam suasana kekeluargaan dalam berolahraga, kompak, guyub," ujar Ayu Sakamoto yang sudah fasih berbahasa Indonesia itu.

Dikatakan dara yang telah mempelajari bahasa Indonesia selama dua tahun di tempat asalnya menimba ilmu, kegiatan ini jarang sekali ditemui di negaranya, terlebih kala bersepeda Nusantara di Kulon Progo selain menyehatkan, tapi juga sekaligus menikmati keindahan alamnya.

"Alam disini sangat indah. Di Jepang saya tinggal di pusat kota di Tokyo, sehingga jarang melihat pemandangan seperti ini, terlebih kegiatan bersepeda santai bersama dengan antusiasme ribuan orang seperti ini, hampir tidak pernah saya temui ditempat saya," tutur wanita kelahiran Yokohama, 7 Januari 1998 itu.

Sementara itu, Sumarsono selaku Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kulon Progo mengakui senang daerahnya kembali dipilih Kemenpora menggelar perhelatan ini. Hal tersebut tak lepas dari penyelengaraan tahun lalu yang bernama Gowes Pesona Nusantara, yang membuat Kulon Progo dinilai berhasil dan mendapatkan penghargaan dari Kemenpora.

"Perhelatan kali ini kami berusaha menyiapkannya lebih baik dari sebelumnya dengan lebih menggandeng stakeholder, menggerakkan masyarakat baik dari jalur pendidikan maupun umum. Al hasil, terjaring beberapa orang mancanegara ikut serta dalam kegiatan ini," ucapnya.

Sepeda Nusantara etape Menoreh ini terdiri dari dua kategori, yakni 67 kilometer yang bermakna menyambut HUT Kulon Progo ke-67. Serta kategori 15 kilometer, yang didasari dari tanggal hari jadi Kulon Progo yang jath setiap 15 Oktober.

 


(REN)