Sukmalindo 2016

Tim Futsal Mahasiswa Indonesia Pecundangi Malaysia

Krisna Octavianus    •    24 September 2016 02:23 WIB
olahragafutsal
Tim Futsal Mahasiswa Indonesia Pecundangi Malaysia
Tim futsal Indonesia di Sukmalindo 2016 (Foto: MTVN/Krisna Octavianus)

Metrotvnews.com, Kuala Terengganu: Tim futsal mahasiswa Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia di ajang Sukan Malaysia-Indonesia (Sukmalindo) 2016, Jumat 23 September malam. Tim yang diwakili Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung itu menang lewat babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di waktu 2x20 menit pertandingan.

Kedua tim bermain hati-hati pada awal pertandingan. Baik Indonesia maupun Malaysia berusaha mencari dan membaca arah pertandingan. Akan tetapi, Malaysia yang main di depan pendukung sendiri menekan dan beberapa kali membahayakn gawang Indonesia. Sementara, anak-anak UPI hanya mengandalkan serangan balik. Skor 0-0 bertahan sampai 20 menit pertama usai.

Pada babak kedua, arah angin pertandingan masih sama. Malaysia tetap menguasai, tapi Indonesia mulai berani menyerang. Gol yang ditunggu akhirnya tercipta pada menit ke-36. Malaysia berhasil unggul terlebih dahulu.

Namun, selepas kebobolan, Indonesia menerapkan high defense line untuk merebut bola secepatnya. Hasilnya instan, anak asuh Yanto Sinaga berhasil menyamakan kedudukan lewat kaki Muhammad Fauzi memanfaakan kesalahan pemain Malaysia di depan gawang sendiri. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan sampai 20 menit kedua selesai. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

BACA: Dramatis, Tim Voli Putri Indonesia Bungkam Malaysia

Pada babak adu penalti, semua algojo Indonesia berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Sementara, satu penendang Malaysia gagal, yakni pada penendang pertama. Hasil akhir, Indonesia menang adu penalti 5-3.

Melihat hasil ini, sang pelatih Yanto Sinaga mengaku kurang maksimal, terutama dari segi pertahanan. Apalagi di sisi penyerangan juga masih belum memaksimalkan peluang yang ada. Menurutnya, taktikal hanya berjalan 65 persen dari yang sudah dilatih.

"Kalau permainan tadi sebenarnya belum maksimal dari pertahanan, masih banyak kekurangan. Apalagi dari sisi serangan kita belum bisa memanfaatkan peluang yang ada. Sekarang, kami harus evaluasi untuk individu dan juga tim. Soalnya ini baru 65 persen taktik berjalan di atas lapangan, sisanya harus diperbaiki, apalagi Liga Mahasiswa sepekan lagi bergulir," ujar Yanto kepada Metrotvnews.com, Jumat (23/9/2016) malam.

"Mungkin dari serangan serangan kita masih terlalu lama pegang bola. Itu membuat kita mudah tertekan dan ditambah saat memegang bola kita bingung mau diapakan bola itu padahal dari latihan sudah diberitahu tapi tak diaplikasikan dengan baik," lanjutnya.

BACA JUGA: Tim Bulu Tangkis Indonesia Menumbangkan Malaysia di Ajang Sukmalindo

"Saat kebobolan, waktu hanya tiga menit kita maksimalkan. Saya instruksikan anak-anak menekan di pertahanan lawan. Jadi apapun yang terjadi saat menekan lawan, itu yang bisa kita buat. Tapi alhamdulilah kita bisa cetak gol," papar Yanto.

Sementara itu, Yanto pun memberikan pendapat atas permainan Malaysia. Ia menyebut Harimau Malaya bermain bagus, tapi pembacaan terhadap permainan sangat kurang.

"Kalau Malaysia mainnya bagus tadi saya lihat. Tapi, reading the game mereka lemah. Mereka cuma terfokus dengan apa yang diinstruksikan sama pelatihnya, tidak punya kreasi serangan yang lain saat sudah mentok," katanya.

Sementara itu, pencetak gol Indonesia, Muhammad Fauzi mengaku bangga bisa mencetak gol meski ini tajuknya laga persahabatan. Apalagi ia berhasil mencetak gol di kandang lawan dan sukses menjadi algojo penalti pertama saat babak tos-tosan.

"Saya tentu bangga menjadi pencetak gol, atmosfer pertandingan sempat tegang. Tapi walaupun tegang saya harus yakin. Rasanya membanggakan karena ini kan membawa nama Indonesia," kata Fauzi.

"Saat menendang penalti pertama saya deg-degan, takut tidak masuk. Tapi saya berdoa sebelum menendang dan akhirnya bola bisa masuk. Lega juga akhirnya," pungkas Fauzi.

Dengan hasil ini, Indonesia mengikut jejak cabor Voli Putri dan bulu tangkis berhasil meraih kemenangan di ajang Sukmalindo 2016. Sebagai informasi, Sukmalindo adalah wadah pertandingan  persahabatan mahasiswa Indonesia dengan Malaysia. Sukmalindo sudah diselenggarakan sejak 2008 dan tahun ini  menjadi gelaran kesembilan antara dua negara serumpun.

Video: Jabar Raih Tiga Emas di Cabor Dayung
 




(ACF)