Bintang PON 2016

Rifda Irfanalutfi: Gara-gara Enggak Doyan Makan Malah Jadi Pesenam Hebat

Kautsar Halim    •    23 September 2016 16:56 WIB
pon 2016
Rifda Irfanalutfi: Gara-gara Enggak Doyan Makan Malah Jadi Pesenam Hebat
Rifda Irfanalutfi. (Foto: Mtvn/ Kautsar Halim)

Kesuksesan Rifda Irfanalutfi ketika menyabet tiga medali emas PON 2016 bukanlah sebuah tugas mudah. Pasalnya, ia tetap harus bekerja ekstra keras untuk menjadi pesenam andal. Mulai dari menjaga pola makan, serta latihan berat bukanlah hal yang aneh lagi untuk dara yang bakal berusia 17 tahun pada Oktober mendatang tersebut.

Memiliki ibunda yang juga mantan atlet sepak bola dan pencak silat, Rifda mengaku sudah akrab dengan dunia olahraga sejak masih berusia dini. Namun, jenis cabang olahraga yang diawalinya saat itu bukanlah senam, melainkan renang. Rifda baru tertarik dengan senam setelah melihat sesi latihan senam di bilangan Ragunan, Jakarta.

"Pertamanya, saya adalah atlet renang tapi karena enggak doyan makan akhirnya pindah ke senam," tutur Rifda yang menyempatkan diri diwawancarai Metrotvnews.com seusai laga di GOR Arcamanik, Bandung, Kamis 22 September.

"Kebetulan saya itu orangnya juga suka ketinggian dan hal-hal yang memacu adrenalin. Jadi pas diajak bunda ke Ragunan untuk mengganti jenis olahraga, di sana saya melihat ada orang berlatih trampolin dan baru tertarik dengan senam," tambahnya.

Baca: Jabar Tampil di Final, Ratusan Penonton Tertahan di Pintu Masuk


Jika sudah tertarik, tidak butuh waktu lama bagi Rifda untuk jatuh cinta dengan senam. Ia hanya butuh waktu setahun untuk membuktikan bahwa bakatnya memang berada dalam olahraga yang penuh gerakan akrobatik tersebut.

"Baru setahun latihan, pas kelas 2 SD saya langsung bertanding di Singapura dan dapat tiga emas," kenang Rifda.

Seiring berjalannya waktu, bakat Rifda berhasil terendus pelatnas. Ia pun akhirnya dipercaya untuk menjadi wakil Indonesia dalam sejumlah event internasional belakangan ini, dan bahkan membuat kejutan pada SEA Games 2015 Singapura. Saat itu, ketika atlet senam Indonesia yang lebih senior gagal memperoleh medali, Rifda malah mampu mempersembahkan perak melalui nomor senam lantai putri.

Baca: Kisah Heroik Pesenam Jatim: Lutut Geser dan Sukses Merebut Emas


Tidak puas hanya meraih perak, Rifda pun terus mengasah kemampuannya agar bisa menjadi yang terbaik dalam SEA Games 2017 Malaysia. Keinginan tersebut tampaknya bukan hal yang mustahil karena Rifda telah membuktikan bahwa kemampuannya sudah lebih baik lewat ajang PON 2016 Jabar. Seperti diketahui, Rifda mampu merebut tiga medali emas untuk DKI Jakarta lewat nomor all around, kuda pelana, serta senam lantai.

"Niat dan latihan saya keras banget. Sebelum PON, saya sempat latihan di ke Qatar dan Jerman agar meraih hasil maksimal. Sengaja latihan di Qatar karena alatnya lengkap dan dilatih oleh orang Rumania," papar anak kedua dari tiga bersaudara tersebut.

Kehidupan Pribadi

Tidak mudah bagi seorang atlet untuk mengatur waktu atau melakukan aktivitas yang dilakukan kebanyakan orang pada umumnya. Tak terkecuali Rifda, ia pun harus rela tidak memiliki banyak kegiatan selain berlatih dan berkumpul bersama keluarga. “Saya latihan sehari dua kali (pagi dan sore) dan baru libur penuh pada hari Minggu. Tidak banyak yang bisa saya lakukan dengan padatnya jadwal itu. Bahkan, pelajaran sekolah juga sedikit terganggu karena jadwal itu,” kata Rifda.

Sekilas, kehidupan Rifda mungkin terlihat penuh tekanan dan harus dilakukan dengan sikap disiplin yang tinggi. Namun jangan salah, pasalnya gaya tersebut tetap disenangi oleh Rifda. Terlebih lagi, siswi kelas 3 SMA SKO Ragunan tersebut juga mengaku bercita-cita menjadi koreografer.

“Kalau tidak lagi senam, saya suka nge-dance. Soalnya cita-cita aku setelah senam memang mau jadi koreografer. Profesi itu masih jarang ada di Indonesia dan untuk menjadi koreografer senam juga harus menguasai jenis tarian balet, jazz, dan klasik,” tandas Rifda.

Video: Penampilan Rifda Irfanalutfi sebelum memastikan emas dari nomor senam lantai PON 2016 Jabar
 

Biodata:
Nama Lengkap: Rifda Irfanalutfi
Profesi: Pelajar dan atlet senam Indonesia
Usia: 16 tahun
TTL: Jakarta, 16 Oktober 1999
Orang Tua: Utu Solihin dan Yulies Andriana
Hobi: Menari
Cita-cita: Koreografer
Idola: Aly Raisman (pesenam Amerika Serikat)
Prestasi: Medali perak SEA Games 2015, Tiga medali emas PON 2016

Video: Emas Renang Indah Putri Diraih Tim Yogyakarta




(ASM)