Tour de Indonesia 2018

Kembali Digelar, Tour de Indonesia Bakal Tampil Beda

A. Firdaus    •    23 Januari 2018 15:57 WIB
balap sepeda
Kembali Digelar, Tour de Indonesia Bakal Tampil Beda
Ilustrasi (Foto: Antara)

Jakarta: Kejuaraan balap sepeda Internasional, Tour de Indonesia (TdI) 2018 akan digelar. Ini merupakan pertama kalinya, setelah tujuh tahun vakum.

Untuk menandai kembalinya TdI, pihak penyelenggara melakukan inovasi. Salah satunya dengan menggunakan warna kostum unik.

"Warnanya dicari yang unik dan tidak gampang ditiru. Ini kami lakukan agar Tour de Indonesia mempunyai kekhususan," kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari seperti dilansir Antara, Selasa 23 Januari 2018.

Klik di sini: Daftar Wakil Merah Putih di Indonesia Masters 2018

Nantinya, warna kostum unik akan digunakan pemimpin klasemen. Baik itu klasemen umum, klasemen tanjakan, klasemen poin, dan klasemen pembalap Indonesia.

Didasari data dari penyelenggara, untuk klasemen umum yang biasanya menggunakan warna kuning berubah menjadi warna ungu bercorak Toraja dengan sebutan "Gandaria Jersey".

Sementara untuk pemimpin klasemen poin atau sprint yang biasanya menggunakan warna hijau berubah menjadi warna krem dengan sebutan "Gumading Jersey".

Klik di sini: Cilic Bisa Menyulitkan Nadal

Khusus raja tanjakan (King of Mountain) juga tidak luput dengan perubahan. Jika biasanya menggunakan warna dasar merah atau putih dengan dihiasi bulatan dengan warna sebaliknya, untuk tahun ini kostum raja tanjakan menggunakan warna hijau toska dengan bulatan berwarna putih dan bercorak Toraja dengan sebutan "Hejo Jersey".

Untuk kategori pembalap Indonesia terbaik akan menggunakan merah muda (pink). Sebelumnya para pembalap Indonesia yang memimpin kategori tersebut menggunakan kostum merah putih.

"Penggunaan warna kostum ini merupakan keputusan dari tim. Saya hanya menyetujui saja," kata pria yang saat ini juga menjadi ketua penyelenggara Asian Paragames 2018 Jakarta itu.

Tour de Indonesia 2018 rencananya bakal dimulai dari Candi Prambanan, Yogyakarta, Kamis 25 Januari 2018 dan bakal finis di Denpasar, Bali, Minggu 28 Januari 2018.

Berikut Rute Tour de Indonesia 2018:
Etape pertama: Candi Prambanan menuju Alun-Alun Ngawi (Jarak 124,7 km)
Etape Kedua: Alun-alun Kota Madiun menuju Kantor Walikota Mojokerto (Jarak 117,7 km)
Etape Ketiga: Probolinggo menuju Banyuwangi (Jarak 200 km -terpanjang)
Etape Keempat: Gilimanuk menuju Puputan Renon (Jarak 170,9 km)

Indonesia Masters Jadi Ajang Persiapan Menuju Asian Games



(ASM)