Babel Trail Run 2017

Olahraga sambil Berwisata Lewat Ajang Babel Trail Run 2017

Kautsar Halim    •    26 November 2017 05:00 WIB
lomba lari
Olahraga sambil Berwisata Lewat Ajang Babel Trail Run 2017
Peserta Babel Trail Run 2017 saat melakoni start (Foto: Kautsar/mtvn)

Toboali: Bangka Belitung kembali unjuk gigi untuk menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia. Itu ditunjukkan Seven O Management selaku pihak penyelenggara saat menggelar lomba lari Babel Trail Run 2017 di Toboali, Bangka Selatan, Sabtu 25 November.

Perlombaan penuh tantangan karena para pesertanya tidak hanya dimanjakan dengan trek berlintasan datar saja. Akan tetapi, mereka juga wajib melintasi Kawasan Wisata Pantai Gunung Namak, Toboali, yang berkelok dan menanjak.

Lintasan tanah yang terjal dan licin hanya sebagian kecil dari tantangan yang ada di event ini. Pasalnya, para peserta juga diadang oleh rumput liar yang tumbuh tinggi di beberapa titik lintasan. Pelari yang kurang konsentrasi, bahkan ada yang tersesat dengan rintangan itu.

Setelah melewati lintasan yang kurang bersahabat, biasanya para peserta langsung dihadapkan dengan panorama Gunung Namak yang perkasa dan indah. Selain itu, mereka juga bisa menikmati suasana kebun sawit, kebun karet, dan kebun lada yang berjajar indah di kanan kiri jalan.



Kendati menantang dan penuh rintangan, para peserta yang berpartisipasi terbilang cukup banyak karena jumlahnya mencapai ratusan orang. Mereka semua berasal dari berbagai kalangan yang beberapa di antaranya adalah pelajar, mahasiswa, atlet lokal, TNI, polisi, dan bahkan penduduk setempat.

Lomba lari lintas alam pertama di Bangka Belitung ini terbagi menjadi dua kategori, yakni pelajar 10K (putra-putri) dan Umum 21K (putra-putri). Makin tinggi level yang dipilih, akan semakin indah juga panorama yang tersaji.

Garis start dan finis lomba mengambil lokasi di depan Kantor Bupati Bangka Selatan. Eventnya berlangsung pada 25 November sekitar pukul 07.00 WIB. Bendera start baru diangkat setelah pembacaan doa yang diawali dengan penyampaian kata sambutan Kapolres Bangka Selatan, AKBP Bambang Kusnarianto.

"Ini adalah event pertama di sini dan sangat strategis untuk membuat Basel bisa bersaing dengan daerah lain. Terima kasih kepada Bupati dan Kementerian Pariwisata yang telah mendukung terlaksananya event," ujar Bambang dalam kata sambutannya.

"Kami harap event ini bisa terlaksana hingga tahun depan dan seterusnya agar pemuda-pemudi kami bisa dikenal lewat olahraga di tingkat nasional maupun yang lebih tinggi," tambahnya.

Sebagian besar peserta berhasil finis dengan baik. Namun, tetap ada beberapa di antaranya yang gagal karena cedera atau tak mampu menahan lelah. Beruntung, tim medis dan pengawas perlombaan selalu sigap mengatasi kendala itu sehingga cedera lebih parah bisa terhindarkan.

Sekitar pukul 10.30 WIB, semua peserta dipastikan sudah melewati garis finis. Saat itu, mereka dipersilakan istirahat untuk menunggu sesi pembagian hadiah sambil dihibur dengan pengundian doorprize dan sajian musik akustik.



Bupati Bangka Selatan, Justian Noer, ikut turun langsung untuk mengucapkan selamat dan memberikan hadiah kepada para juara. Setelah hadiah diberikan, Justian tidak lupa menutup event secara resmi.

"Acara hari ini sekaligus juga mempromosikan wisata Babel. Hutan di sini sebetulnya banyak tapi makin kurang hijau. Di sisi lain, tujuan wisata kami juga bagus-bagus," ujar Justian sebelum menutup acara.

"Terima kasih kepada adik-adik yang telah berpartisipasi. Mudah-mudahan acara ini lebih baik lagi dan kami bisa carikan rintangan yang lebih berat lagi. Saya harap event ini bisa terselenggara tiap tahun," tambahnya.

Pantai Gunung Namak hanya sebagian kecil destinasi wisata olahraga di Bangka Belitung. Sebelumnya, ada wilayah Sungailiat yang menggelar ajang thriathlon atau Pangkal Pinang yang menjadi tuan rumah MXGP 2017. Selain itu, Bangka Belitung juga terkenal dengan keindahan pantai dan sajian kulinernya yang khas.

 


(KRS)