Test Event Asian Games 2018

Anindya Bakrie Ingin Renang Akhiri Paceklik Selama 28 Tahun

Gregah Nurikhsani Estuning    •    05 Desember 2017 23:24 WIB
renangolah raga
Anindya Bakrie Ingin Renang Akhiri Paceklik Selama 28 Tahun
I Gede Siman Sudartawa, salah satu andalan Indonesia di cabor renang-Foto: Antara

Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) Anindya Bakrie, menargetkan mengakhiri paceklik medali cabang olahraga renang di Asian Games 2018 mendatang. Terakhir, atlet renang Indonesia meraih medali Asian Games, 28 tahun yang lalu.

Wajar, Anindya merisaukan paceklik medali oleh perenang Indonesia di Asian Games. Namun, harapan tetap terbuka lebar mengingat di ajang Asia Tenggara, atlet renang Indonesia mampu berprestasi.

"Jadi kalau kita melihat, prestasi (renang) kita selama beberapa tahun itu paceklik. Jadi sudah lama kita tidak mendapatkan apa pun, perunggu, perak, apalagi emas," ketus Anin, begitu sapaannya, kepada awak media di sela-sela pembukaan Test Event Road to Asian Games 2018.

Baca juga: Indonesia Sabet Medali Kedua di Kejuaraan Dunia Boling

"28 tahun lalu, kita ingat ada Richard Sam Bera, Elfira Nasution. Nah, di sini (Indonesia tuan rumah red), kita berharap kandidat-kandidat yang ada di depan mata memang mereka yang meraih emas SEA Games. Tapi mudah-mudahan ada kejutan lain," lanjutnya.

Terakhir kali, atlet renang Indonesia menyabet medali Asian Games adalah pada 1990 lalu di Beijing, Tiongkok. Itu pun 'cuma' tiga medali perunggu.

Anin memang menggantungkan cita-cita tinggi terhadap prestasi atlet renang Indonesia. Ia berharap renang menjadi kurikulum di sekolah-sekolah, mengingat pentingnya olahraga ini di Tanah Air.

"Kita juga berharap ke depannya cabang renang bisa menjadi bagian kurikulum sekolah. Karena renang adalah salah satu life-surviving skill," tambah Anin lagi.

Baca juga: Tiga Tujuan Utama Test Event Asian Games Akuatik

Anin menegaskan tujuan utama diselenggarakannya test event di cabang akuatik. Dengan 58 medali emas yang diobral di cabor ini, Indonesia seharusnya bisa mengakhiri paceklik medali dan gelar selama 28 tahun.

"Test event ini seperti yang sudah disebutkan ada tiga tujuannya. Tentunya kita ingin melihat detail apa saja yang jadi kekurangan. Dari yang kecil seperti kamar mandi, tangga, sampai yang paling penting, itu ada scoreboard dan kolam renang itu sendiri," terang Anin.

"Tapi penting juga untuk atletnya agar berprestasi dan masuk menjadi kandidat Pelatnas. Yang berikutnya kita lihat dari penyelenggaraan itu sendiri, kesiapan panitiannya bagaimana."

"Yang terakhir dan perlu diingat, ini Asian Games. Kita harap ada rekor terpecahkan di akuatik. Ada empat cabor dengan 58 medali, jadi ini adalah ladang medali sebenarnya," kata Anin.

Video: Rio Haryanto Bakal Jajal Mobil Super Formula
 


(RIZ)