Jelang Asian Games 2018

100 Hari Jelang Asian Games, Promosi Belum Maksimal

Rendy Renuki H    •    10 Mei 2018 08:59 WIB
asian games 2018
100 Hari Jelang Asian Games, Promosi Belum Maksimal
Warga berjalan di samping mural bertema Asian Games di kawasan Jati Padang Utara, Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (8/5). Mural tersebut dibuat untuk sosialisasi dan mendukung perhelatan Asian Games pada Agustus 2018. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta: Gelaran Asian Games 2018 Jakarta-Palembang akan digelar 100 hari lagi sejak hari ini, Kamis 10 Mei. Sayang, gaung promosi pesta olahraga se-Asia itu masih belum maksimal.

Meski saat ini sudah mulai banyak promosi Asian Games di berbagai layer. Namun, itu masih belum mendongkel pamor ajang yang akan menjadi kedua kalinya dalam sejarah diselenggarakan di Indonesia.

"Kalau di range itu skalanya masih di angka enam (60 persen). Karena indikatornya publik belum sepenuhnya bisa membedakan antara Asian Games dan SEA Games," ujar wakil presiden II Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC), Gatot S Dewa Broto saat ditemui, Rabu (9/5). 

Klik: Logo Asian Games 2018 akan Direvisi


Skala promosi yang masih lemah itu pun menurut Gatot terdampak dari beberapa hal. Seperti isu lain yang sedang merebak, hingga kurangnya bimbingan pemahanan kepada masyarakat.

"Sekarang lebih teralih kepada isu Pilkada, Pilpres, Piala Dunia, dan belum lagi sekarang ada isu di Mako Brimob. Seharusnya kepanitiaan (INASGOC) jangan menyerah. Anggap saja sebagai tantangan," ujar pria yang juga merupakan Sekretaris Menterian Pemuda dan Olahraga tersebut.

"Pasang branding itu tidak menyelesaikan masalah. Tapi bagaimana menggerakkan masyarakat lebih aware tentang Asian Games. Yang penting itu kan guidance, terutama di daerah agar bagaimana orang daerah tahu."

"Poinnya hanya masalah komunikasi saja kok. Prinsipnya kan meminimalisasi anggaran dan mengoptimalkan output. Mudah-mudahan setelah Comrom ini tadi, semoga setelah 100 hari ini trennya bagus," tutup Gatot.

 


(REN)