Satlak Prima

Memangkas Birokrasi Lebih Penting Ketimbang Bubarkan Satlak Prima

A. Firdaus    •    10 Oktober 2017 18:29 WIB
olahraga
Memangkas Birokrasi Lebih Penting Ketimbang Bubarkan Satlak Prima
Ketua Satlak Prima Ahmad Sutjipto (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wacana pembubaran Satlak Prima kembali menuai respons negatif. Terkini, aksi protes dilayangkan oleh Indonesia Olimpia Association (IOA).

Kepada pemerintah, IOA mengharapkan agar kemenpora menunda pembubaran Satlak Prima. Paling tidak hingga pelaksanaan Asian Games 2018 berakhir.

Pasalnya akan mengganggu persiapan atlet saat menjalani pemusatan latihan. Ada baiknya jika pemerintah mencari cara bagaimana memangkas birokrasi terutama dalam hal pencairan dana yang selama ini menjadi kendala utama saat atlet menjalani pemusatan latihan.

Klik di sini: Bos Ferrari Yakin Bisa Pangkas Jarak Mercedes

"Dana atlet Prima berasal dari APBN dan sering terlambat pencairannya. Oleh karena itu yang terpenting saat ini adalah solusi pemangkasan birokrasi penyaluran dana untuk atlet, bukan pembubaran lembaga Prima yang
mengurus persiapan atlet menuju multi event," ujar Ketua Umum IOA Richard Sam Bera.

Lebih lanjut mantan perenang Indonesia ini menganggap pembubaran Satlak Prima bukan keputusan yang tepat. Jika benar-benar dibubarkan, maka akan memunculkan masalah baru mengingat dana untuk Satlak Prima juga sudah diputuskan oleh DPR RI.

"Selama ini pola kerja pemerintah yang berbirokrasi panjang adalah kontrak produktif terhadap persiapan atlet Indonesia. Untuk itu fokus harus disini dulu. Jika Satlak Prima perlu dibubarkan, nanti setelah Asian Games.
Kalau saat ini kami kira kurang tepat," terangnya. (antara)

Ada Apa dengan Ferrari



(FIR)