Bangkok Open 2018

Novendra Priasmoro Juara di Bangkok Open 2018

   •    21 April 2018 23:21 WIB
catur
Novendra Priasmoro Juara di Bangkok Open 2018
Novendra Priasmoro. (Dok. Percasi)

Jakarta: Target PB PERCASI untuk mencetak Grandmaster baru, perlahan mulai menunjukkan hasilnya. Lewat atlet ranking kedua Indonesia, Novendra Priasmoro, 19 tahun, impian melahirkan GM baru sudah di depan mata.

Novendra yang menjadi unggulan ke-17 di turnamen Bangkok Chess Club Open 2018 ini, ternyata kembali menunjukkan permainan gemilangnya. Sejak babak awal juara Kejurnas 2017 ini memang sudah banyak membuat kejutan, apalagi setelah pada babak ketujuh mengalahkan unggulan pertama GM Hrant Melkumyan (2669) dari Armenia di langkah ke-52. Jalannya pun kian terbuka menuju podium juara.

Sebenarnya dengan mengantongi 7,5 point dan berada di pucuk klasemen sampai babak kedelapan, di babak terakhir hanya juara bertahan GM Nigel Short yang bisa menggagalkan ambisi Novendra menyabet gelar juara Bangkok Open 2018.

Tampil di meja utama melawan unggulan kedua dan tiga kali juara Bangkok Open GM Nigel Short (2662) dari Inggris. Novendra tetap tampil dingin. Ia meladeni Pertahanan Prancis yang dimainkan Nigel, yang mencoba memperbaiki langkah yang dimainkan GM Anton Smirnov (2546) dari Australia yang juga menggunakan pertahanan Prancis ketika dikalahkan Novendra pada babak kedelapan. 

Nigel yang pasti sudah mempelajari partai Novendra vs Smirnov tersebut, pada langkah kesembilan Nigel menyimpang dengan memindahkan Menterinya ke petak c7 (sebelumnya Smirnov mainkan bidak ke petak a6). Tujuan Nigel jelas untuk memastikan bidak c5 Putih dapat diambil tanpa menimbulkan komplikasi lagi.

Pada langkah ke-13 Nigel berpikir cukup lama untuk membangun rencana jangka panjangnya. Tapi langkah yang dipilihnya 13f6 tetap tidak mampu membuat posisinya menjadi lebih bagus. Pada langkah ke-16, seusai menggerakkan Bentengnya dari petak h1- ke petak f1, Novendra berniat menawarkan remis. Tapi melihat banyak pecatur yang menonton partainya, Novendra jadi malu menawarkan remis.

Pertarungan pun terus berlanjut dengan kedua belah pihak lebih bermain posisional untuk mendapatkan posisi yang lebih baik. Akhirnya, waktu yang menentukan datang juga, pada langkah ke-28 setelah melihat posisi lawannya begitu kokoh, Nigel memutuskan menawarkan remis. "I offer you draw," ucap Nigel sambil menatap Novendra. Tanpa berpikir lagi Novendra langsung mengulurkan tangannya yang berarti menerima tawaran tersebut.

Baca: Delegasi Taiwan Puas Melihat Persiapan Asian Games 2018


"Tawaran ini memang yang saya tunggu," cerita Novendra kemudian. "Remis kan uda pasti juara sendirian, jadi saya ga pakai berpikir lagi, langsung saya sambar tangannya," tambah Novendra dengan kegembiraan yang membuncah.

Nigel Short yang paham benar bahwa hanya dia satu-satunya yang dapat menjegal ambisi Novendra itu pun langsung memberikan ucapan selamat lagi. "Congratulation," katanya sambil sekali lagi memberikan jabatan tangannya! Sejarah spektakuler pun ditorehkan oleh seorang pecatur muda Indonesia!

Dengan hasil ini, Novendra Priasmoro membukukan 8 poin tanpa pernah terkalahkan. Ia mencetak 7 kemenangan dan dua kali remis. Sungguh suatu gelar juara yang membanggakan sekali! Selain itu, remis dari Nigel memberikan tambahan rating 2,7 poin atau secara total Novendra mendapatkan tambahan rating sebanyak 25,5 poin!

Untuk kelas Open Turnamen, Bangkok Open adalah salah satu Turnamen Internasional yang cukup menarik perhatian pecatur dunia, diikuti oleh 196 pecatur dari 37 negara. Selain Novendra, ada lima pecatur Indonesia lainnya yang ikut berlaga di turnamen ini, yaitu Irene Kharisma Sukandar, Diajeng Theresia Singgih, Pitra Andika, dan Didik Tarimo.

Dengan posisi teratas yang diraih Novendra Priasmoro, maka PB PERCASI di tahun 2018 ini telah berhasil mengantarkan para atletnya mengukir prestasi gemilang di ajang internasional. Sebelumnya, dalam Asian Youth Chess Championship 2018 di Chiangmai, Indonesia pun merebut dua medali emas dan satu perunggu, serta seluruh enam pecatur yang dikirim mampu masuk 10 besar dalam berbagai kategori berbeda yang dipertandingkan.

“PB PERCASI sangat bangga dengan prestasi yang diperoleh Novendra, semoga ini menjadi penyemangat bagi pecatur lainnya, untuk tak mudah menyerah dalam meraih prestasi. Keberhasilan ini membuktikan bahwa atlet-atlet catur kita layak didukung dunia usaha, karena talentanya memang luar biasa,” ungkap Utut adianto, Ketua Umum PB PERCASI.

Sejak Desember 2017,  Novendra memang mendapat dukungan penuh dari  United Tracktors (UT), perusahaan yang menjadi “bapak angkat” nya. Melalui program Inspiring Youth, UT bertekad mensupport Novendra hingga memperoleh gelar GM nya, yang tentu saja sesuai dengan program PB PERCASI untuk mencetak para GM baru selama empat tahun kedepan. (Dendi Suharyana)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: Rossi Lupakan Insiden Argentina


(ASM)