Roger Federer

Peran sang Istri dalam Kebangkitan Karier Federer

A. Firdaus    •    07 April 2018 11:02 WIB
tenis
Peran sang Istri dalam Kebangkitan Karier Federer
Petenis Swiss Roger Federer (Foto: AFP)

Basel: Sempat ingin pensiun karena mengalami cedera parah, Roger Federer akhirnya urung mengakhiri kariernya lebih dini. Di balik itu ada peran sang istri yang sangat penting.

Legenda Swiss itu mengalami cedera lutut pada 2016. Itu terjadi ketika Federer gagal memenangkan gelar untuk pertama kalinya sejak 2000 dan absen pada Olimpiade 2016.

Sempat melewati perdebatan yang sangat panjang tentang apakah ia benar-benar ingin menggantung raketnya. Federer kemudian mendapatkan saran dari istrinya, Mirka yang punya peran kunci dalam kebangkitan petenis berusia 36 tahun tersebut.

Klik di sini: Rossi tentang Ban dan Trek Bergelombang Termas de Rio Hondo

"Ini mungkin hanya sebuah makan malam, sementara kami hanya berdua di meja. Saya bahkan tak ingat jika saya bertanya padanya apakah saya harus berhenti, atau apakah dia berpikir bahwa saya masih bisa menang? Ada kemungkinan pembicaraan kami mengarah ke situ," ujar Federer kepada surat kabar Swiss, Tages Anzeiger.

"Dan dia memberi tahu saya 'Jika Anda ingin melakukan dan bermain lebih jauh lagi, dan Anda masih merasa dalam kondisi baik, saya tidak pernah mengerti Anda tidak memenangkan turnamen besar lainnya atau mengalahkan siapa pun lagi'. Jelasnya," Federer bercerita.

"Saya juga punya perasaan itu. Tetap saja, itu bukan percakapan yang panjang," sambungnya.

Imbasnya, saran sang istri membuat karier puncak Federer seakan kembali lagi. Ia memenangkan Australia Open dan Wimbledon pada 2017. Sekaligus menggenapkan gelar Grand Slam-nya menjadi 20.

Jakarta Pertamina Energi Menang 3-0 atas Jakarta BNI Taplus



(FIR)