Jelang Mayweather vs McGregor

Staf Khusus Presiden RI Jagokan Floyd Mayweather

Krisna Octavianus    •    21 Juli 2017 11:52 WIB
tinju dunia
Staf Khusus Presiden RI Jagokan Floyd Mayweather
Diaz Hendropriyono, staf khusus Presiden Republik Indonesia (Foto: istimewa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi pencinta olahraga tinju dan juga mixed martial arts (MMA), duel Floyd Mayweather Jr vs Conor McGregor menjadi suatu hal yang paling ditunggu. Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Diaz Hendropriyono pun membeberkan prediksinya.

Jelang berlangsungnya pertandingan mereka pada 26 Agustus di Las Vegas, Amerika Serikat, kedua orang yang akan bertanding sudah berkeliling AS dan Inggris untuk mempromosikan pertandingan tersebut. Laga itu mendapat begitu banyak tanggapan dan prediksi dari para selebritas dunia, pengamat tinju, dan juga masyarakat umum lainnya.

BACA: Atlet Muda Harus Terus Dibina

Tidak terkecuali di Indonesia, pertarungan yang disinyalir akan menjadi tontonan "fight of the year" tersebut, juga tidak luput dari pandangan Diaz Hendropriyono, yang dalam kesehariannya menjabat sebagai Staf Khusus Presiden. Kecintaannya terhadap dunia tinju sejak di bangku SMA dan juga salah satu pemilik sasana MMA di daerah Patal Senayan, membuat ayah tiga orang anak ini yakin pertandingan nanti akan berlangsung dengan seru. Meskipun ia tidak menampik bahwa unsur bisnis dan hiburan juga menjadi salah satu dari nilai jual dilangsungkannya pertarungan mereka.

Namun, Diaz punya catatan tersendiri jelang duel nanti, ia berpendapat laga keduanya terbilang cukup unik untuk dinilai secara head-to-head. Dalam pandangannya, Mayweather yang akan menjadi pemenangnya, meski McGregor atlet yang cukup tangguh dalam dunia MMA.

"Di atas kertas Mayweather harusnya lebih mudah mengatasi McGregor karena sudah jelas ia unggul dari sisi teknik, pengalaman dan ia sudah membuktikan dengan mengalahkan beberapa petinju yang juga hebat dan terkenal. Tapi saya salut dengan keberanian McGregor yang berani meladeninya di atas ring. Mungkin sebaliknya, jika terjadi rematch mereka di arena MMA, saya yakin McGregor yang menjadi pemenangnya. Tapi sepertinya pertandingan ini tidak ditutup dengan kemenangan knock out (KO)," ujar Diaz.



Pria yang juga anak dari AM Hendropriyono ini menyelipkan pesan khusus jelang laga Mayweather vs McGregor. Pesan itu dikaitkan dengan kehidupan berbangsa dan bernegera di Indonesia.

"Olahraga pada khususnya tinju dan mixed martial arts, mengajarkan kita untuk saling menghargai dan menghormati, khususnya setelah pertandingan usai. Itu prinsip yang diajarkan oleh para pelatih tinju atau MMA. Kalau menang tidak akan jumawa dan yang kalah juga tidak lantas berkecil hati. Semoga bangsa kita juga mencontoh nilai positif yang terkandung di dalam olahraga. Menang bukan segalanya, tapi yang terpenting respek antara satu dengan yang lainnya," ungkap Diaz yang kini lebih memilih berolahraga jogging di sela-sela waktu padatnya mengikuti jadwal Presiden Jokowi dan di komunitas Kawan Jokowi.

BACA: Utang Bonus Kemenpora Kepada Kevin/Marcus Lunas

Pada duel nanti, Mayweather adalah petinju tipe bertahan dan McGregor adalah atlet MMS dengan jab kiri yang kuat dan petarung agresif. Mayweather selalu mengalami kesulitan melawan petinju agresif seperti Zab Judah dan Manny Pacquiao. Akan tetapi, pertarungan nanti akan menggunakan sarung tinju yang dua kali lebih berat daripada sarung tangan MMA, sehingga akan berdampak kepada kecepatan tangan McGregor. (RO)

 


(KRS)