SEA Games 2017 Malaysia

Bendera Indonesia Terbalik, Menpora: Hal Sembrono dan Tidak Pantas

Rendy Renuki H    •    20 Agustus 2017 00:12 WIB
sea games 2017
Bendera Indonesia Terbalik, Menpora: Hal Sembrono dan Tidak Pantas
Menpora Imam Nahrawi dan istri saat menghadiri upacara pembukaan SEA Games 2017 Malaysia, Sabtu (19/8) (Dok. Humas Kemenpora)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyebut kejadian Bendera Indonesia terbalik di buku souvenir SEA Games 2017 Malaysia adalah hal sembrono dan tidak pantas. Hal itu diungkapkannya usai menghadiri opening ceremony SEA Games di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu 19 Agustus.

Dalam buku souvenir SEA Games yang diterima para tamu undangan, bendera Indonesia tercetak terbalik. Sang Saka Merah-Putih tercetak lebih menyerupai bendera Polandia pada buku tersebut.

"Tentu saya menyampaikan penyesalan yang amat. Pembukaan SEA Games yang cukup meriah sebagai solidaritas ASEAN tercederai dengan hal yang menurut saya sangat krusial, sangat sembrono dan tidak pantas, mestinya harus lebih teliti lagi," ujar Menpora dalam keterangan resminya, Sabtu (19/8/2017).

(Baca: Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2017, Menpora Geram)


"Saya tidak menuduh ini kesengajaan, yang pasti ini keteledoran. Namun, karena ini acara resmi dengan mengundang kepala-kepala negara dan menteri, mestinya apa pun yang disuguhkan harus betul-betul diteliti, apalagi sudah menyangkut harkat dan martabah lambang atau sebuah bendera negara," sambungnya.

Ia pun mengatakan masih akan menunggu pernyataan resmi dari pemerintah Malaysia atas peristiwa tersebut. Cak Imam juga menyampaikan agar kesalahan cetak yang dilakukan Malaysia bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

"Ini pelajaran penting bagi INASGOC (Panitia penyelenggawa Asian Games 2018) dan INAPGOC (Panitia penyelenggawa Asian Para Games 2018) dan bagi seluruh panitia penyelenggaraan event internasional harus lebih teliti, detail, dan harus check and recheck. apalagi sudah menyangkut bendera sebuah negara, ini kehormatan bagi negara itu. Tentu akan kami tunggu klarifikasi resmi dari pemerintah Malaysia," tutupnya.

Video: Agus Prayogo Sumbang Perak untuk Indonesia
 


(REN)