Pecatur Muda Indonesia Sabet Gelar GACC Chess Championship di Malaysia

Daviq Umar Al Faruq    •    01 Februari 2019 18:40 WIB
catur
Pecatur Muda Indonesia Sabet Gelar GACC Chess Championship di Malaysia
Pecatur muda Indonesia, Mohamad Ervan. (Foto" Dok. Pribadi)

Mohamad Ervan menyabet gelar juara di GACC Chess Championship 2019. Dia menyisihkan 73 peserta lainnya.

Malang: Pecatur muda Indonesia, Mohamad Ervan kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kali ini, mahasiswa IKIP Budi Utomo tersebut memastikan diri sebagai juara pada turnamen GACC Chess Championship 2019.

Dalam keterangan resminya, Ervan mengaku telah resmi menjadi juara pada ajang yang diselenggarakan di University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia itu meski turnamen baru berakhir pada Sabtu 2 Februari 2019 besok.

"Saya sudah pasti juara, sedangkan yang lain masih berebut untuk juara 2 dan juara tim," kata Ervan.

Menjadi jawara pada ajang internasional tersebut bukan perkara mudah. Pasalnya, mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) semester 3 ini harus mengandaskan puluhan perwakilan dari luar negeri.

"Untuk lawan yang saya anggap berat adalah Thailand dan khususnya Malaysia karena bertindak sebagai tuan rumah," ungkapnya.

Turnamen GACC Chess Championship 2019 diikuti oleh sejumlah perwakilan dari beberapa negara. Mulai dari India, Thailand, Sri Lanka, Indonesia serta tuan rumah Malaysia yang menurunkan banyak pecaturnya.

"Saya sangat bahagia sekali karena dari 73 pemain yang berpartisipasi dari berbagai negara, saya berhasil meraih juara 1," tuturnya.

Baca: Pebulu Tangkis Top Ramaikan Djarum Superliga Badminton 2019

Pria asal Probolinggo, Jawa Timur tersebut berharap kedepannya muncul mahasiswa-mahasiswa berprestasi, terutama dari IKIP Budi Utomo. Dia pun berpesan agar mahasiswa yang lain tetap belajar dengan rajin dan maksimalkan apa yang menjadi hobi dan bakatnya. 

"Mahasiswa IKIP Budi Utomo juga bisa berkiprah di ajang internasional," bebernya.

Sebagai informasi, Ervan adalah pecatur asal Indonesia yang menyandang gelar internasional FIDE Master. Sejak awal kariernya, Ervan telah berulang kali membawa nama Indonesia berkiprah di ajang internasional.

Ervan mengikuti turnamen pertamanya pada saat menginjak kelas IV SD, yakni Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2003 di Pamekasan. Pada event pertamanya itu, Ervan langsung menyabet medali emas.

Kiprahnya berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi yaitu Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Mulai dari Kejurnas yang digelar di Surabaya, Karawang, Tarakan, hingga Batam.

Sejak 2008, Ervan mendapatkan kepercayaan untuk mewakili negara di ajang internasional, salah satunya SEA Games 2013. Pada tahun yang sama, Ervan mendapatkan gelar FIDE Master yang diberikan oleh federasi catur dunia, Federation Internationale des Echecs (FIDE).

Sementara itu, Rektor IKIP Budi Utomo Malang Dr Nurcholis Sunuyeko MSi mengaku bangga dengan prestasi yang diraih mahasiswanya. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa IKIP Budi Utomo memiliki reputasi di kancah internasional.

"Untuk perstasi Ervan IKIP Budi Utomo akan memberikan perhargaan sebagai salah satu mahaiswa berprestasi dengan bantuan beasiswa untuk percepatan studi yang di berikan oleh Yayasan Ibu Khadijah Malang," terangnya.

"IKIP Budi Utomo sudah bereputasi internasional yang banyak di buktikan dari berbagai kegiatan dan pretasi internasional. Hal itu menunjukan sebuah tata kelola yang tidak saja menjamin secara internal tapi juga transnasional," pungkasnya.

Video: Pengembangan JIEP Pasca Asian Games 2018


(ASM)