Tanding Catur, Menpora Kalah dari Miftahul Jannah

Gervin Nathaniel Purba    •    14 November 2018 08:49 WIB
berita kemenpora
Tanding Catur, Menpora Kalah dari Miftahul Jannah
Menpora Imam Nahrawi dan Miftahul Jannah (Foto:Dok.Kemenpora)

Jakarta: Miftahul Jannah memantapkan pilihan untuk beralih menjadi atlet cabang olahraga catur tunanetra (blind chess). Sebelumnya, Miftahul merupakan atlet para judo.

Keputusan untuk pindah seteah dia didiskualifikasi pada Asian Para Games 2018 karena tidak mau melepaskan hijab. Dia seharusnya bertanding pada nomor -52 kg kategori low vision.

Miftah pun bertanding catur dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Naharawi di kediaman Menpora, Jalan Widya Candra III/14, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Miftah mengalahkan Imam dalam dua set.

Turut hadir menyaksikan Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Asdep Kemitraan dan Penghargaan Olahraga Dwijayanto Sarosa Putera, Kabag Humas Nuristya Agus Lesmana.

"Bagus, selamat Miftah. Dulu waktu main pertama kita remis, sekarang saya kalah. Nanti ikut ke kantor, ada kejuaraan catur, nanti tanding lawan GM Utut Adianto ya," kata Imam, dalam siaran pers, Selasa, 13 November 2018.

Kemantapan yang lain dalam beralih haluan ke olahraga otak ini juga baru saja diwujudkan dengan mengikuti Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V Jawa Barat di Kabupaten Bogor, yang berlangsung pada 5-9 November 2018.

Pada Peparda itu cabor catur diikuti 94 orang dari 23 daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Miftahul yang berada pada Kategori B-3, berhasil mendapatkan dua perunggu.

“Alhamdulillah, saya dapat dua perunggu. Semakin mantap di catur, dan akan terus berjuang untuk prestasi terbaik," kata Miftah usai tanding lawan Menpora.


(ROS)