Islamic Solidarity Games (ISG) 2017

Eko Yuli Irawan Persembahkan Medali Emas di Ajang ISG 2017

Krisna Octavianus    •    14 Mei 2017 21:04 WIB
olahraga
Eko Yuli Irawan Persembahkan Medali Emas di Ajang ISG 2017
Eko Yuli Irawan (tengah) saat memamerkan medali emas yang ia raih (Foto: ist)

Metrotvnews.com, Baku: Atlet angkat besi andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan berhasil mempersembahkan medali emas di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2017, Minggu 14 Mei. Satu emas tambahan juga didapat Indonesia dari cabang renang setelah Nathaniel Gagarin menjadi yang tercepat di 200 meter gaya dada putra.

Seperti diduga dari awal, Eko Yuli tak menemui lawan berat saat turun di nomor 62 kilogram. Pasalnya, tak ada lifter dari Tiongkok atau Korea Selatan yang biasanya menjadi batu sandungan Eko Yuli di nomor ini.

BACA: Tumbangkan Djokovic, Nadal Tembus Final di 'Rumah'

Eko Yuli berhasil mempersembahkan medali emas setelah mengangkat total angkatan 290 kilogram. Pada angkatan snatch, peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu berhasil mengangkat seberat 140 kg. 

Sebenarnya performa Eko Yuli pada angkata clean and jerk tak bagus. Sempat berhasil mengangkat bebas seberat 150 kg pada angkatan pertama, tapi ia gagal pada angkatan kedua dan ketiga. Alhasil, total angkatannya adalah 290 kg.

Namun, total angkatan Eko Yuli tak bisa disusul oleh peraih perak Ahmed Saad asal Mesir yang mengangkat total 275 kg. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Faisal Al Sulami asal Arab Saudi yang berhasil mengangkat beban seberat 266 kg.

Sementara itu, satu medali emas lain berhasil diperoleh dari cabang renang. Nathaniel Gagarin sukses menjadi yang tercepat pada nomor 200 meter gaya dada. Ia berhasil mencatatkan waktu 2 menit 17,23 detik.

Medali perak direbut Ornek Alpkan dari Turki yang mencatatk waktu  2 menit 17,58 detik. Sedangkan, medali perunggu diraih oleh Albarazi Azad asal Suriah dengan catatan waktu 2 menit 17,83 detik.

Sebenarnya, ada satu perenang Indonesia lainnya yang turun di babak final gaya dada 200 meter ini, yaitu Dennis Tiwa, tetapi ia hanya berhasil finis di posisi kelima dengan catatan waktu 2 menit 19,67 detik.



Dengan tambahan dua medali emas, Indonesia saat ini menyodok ke peringkat ketiga tabel perolehan medali ISG 2017 dengan empat medali emas, tujuh perak, dan enam perunggu. Dua medali emas sebelumnya disabet lifter Surahmat Wijoyo pada nomor 56 kg, dan lifer putri andalan Sri Wahyuni Agustiani pada nomor 48 kg.

 


(KRS)