Babel Trail Run 2017

Puluhan Brimob Uji Ketahanan Fisik Lewat Babel Trail Run 2017

Kautsar Halim    •    26 November 2017 09:23 WIB
atletiklomba lari
Puluhan Brimob Uji Ketahanan Fisik Lewat Babel Trail Run 2017
Korps Brigadir Mobil (Brimob) Kep. Bangka Belitung saat memulai start Babel Trail Run 2017. (Foto: MTVN/Kautsar)

Toboali: Ada yang menarik dari ajang Babel Trail Run 2017. Selain diikuti para pelajar dan masyarakat umum, tidak sedikit juga para personil Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ikut berpartisipasi.

Masing-masing peserta punya tujuan berbeda dalam event lari lintas alam perdana di Kep. Bangka Belitung tersebut. Ada yang sekadar ingin olahraga sambil menikmati keindahan alam atau tampil maksimal demi merebut hadiah total puluhan juta rupiah yang ditawarkan pihak penyelenggara.

Korps Brigadir Mobil (Brimob) Kep. Bangka Belitung terlihat paling bersemangat dan antusias saat mengikuti Babel Trail Run 2017. Namun, tujuan mereka bukan untuk mengejar hadiah atau hanya sekadar menikmati keindahan alam. 
 

Klik: Olahraga sambil Berwisata Lewat Ajang Babel Trail Run 2017


Menurut penjelasan AKP Bayu Arswendo SH selaku Kasi Ops Satuan Brimob Polda Kep. Bangka Belitung, Babel Trail Run sangat baik untuk menguji kekuatan fisik para personilnya. Pasalnya, lintasan lari yang tersedia sangat berbeda dengan lomba lari pada umumnya.

"Satuan Brimob sengaja saya ikutsertakan karena kami akan turun di ajang Brimob Run di Kelapa Dua, Depok, pada 3 Desember 2017 mendatang. Setelah itu, ada Trilomba antar kompi yang digelar pada 5 Desember 2017," ujar Bayu kepada Metrotvnews.com seusai berlomba.

Babel Trail Run 2017 berlangsung meriah di Kawasan Wisata Pantai Gunung Namak, Bangka Selatan, pada Sabtu 25 November. Kategori perlombaannya terbagi menjadi dua, yakni pelajar 10K (putra-putri) dan Umum 21K (putra-putri).


Klik: Rusia Mundur, Indonesia Berpeluang jadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023


Satuan Brimob Polda Kep. Bangka Belitung ikut berpartisipasi dengan menurunkan puluhan personilnya. Beberapa di antaranya ada yang tampil di kelas 21K maupun 10K. Meski kelas 10K diperuntukkan bagi pelajar, anggota Brimob atau peserta dari kategori umum lainnya tetap boleh ikut dengan syarat bukan untuk mengejar gelar juara. 



Baik kelas 21K maupun 10K sama-sama memiliki rute menyulitkan seperti jalan terjal, tanah becek atau lintasan berbatu yang licin. Kendati demikian, beratnya rintangan bisa sedikit terobati dengan keindahan alam dan kesegaran udara sekitar.  

"Untuk trek (Babel Trail Run 2017) sangat luar biasa karena selain jalan raya aspal, terdapat medan perhutanan juga. Jadi, event ini sangat menantang. Saya hanya menyarakan kepada panitia agar jalur yang dipergunakan untuk lomba bisa lebih steril," ujar Bayu yang tampil di kelas 21K.

"Kami sangat mendukung penyelenggaraan Babel Trail Run 2017. Tapi jika ada kabupaten lain yang punya rute menantang dan strategis lainnya bakal lebih baik juga. Pasalnya, lokasi menuju tempat perlombaan cukup memakan waktu," tambahnya.  



Kawasan Wisata Pantai Gunung Namak yang dijadikan lokasi penyelenggaraan Babel Trail Run 2017 berada di Toboali, Bangka Selatan. Perjalanan menuju lokasi itu membutuhkan waktu sekitar dua jam dari Pangkal Pinang yang merupakan pusat pemerintahan Kep. Bangka dan Belitung. 

Meski jauh, para pengunjung yang datang akan dimanjakan dengan keramahtamahan para penduduknya serta keindahan pantai dan gunung yang masih belum terjamah. Selain itu, akses jalan menuju ke sana juga sudah teraspal dengan baik.

 


(KAU)