Asian Games 2018

Pembubaran Satlak tak Ganggu Persiapan Atlet Asian Games

Rendy Renuki H    •    08 Desember 2017 10:05 WIB
kemenporaasian games 2018
Pembubaran Satlak tak Ganggu Persiapan Atlet Asian Games
Menpora Imam Nahrawi saat menutup program Kirab Pemuda Nusantara 2017 di Blitar, Kamis (7/12/2017) (Foto: MTVN/Rendy Renuki)

Blitar: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan Pembubaran Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak PRIMA) tidak menggangu persiapan atlet menuju Asian Games 2018. Sebab, segala persiapan atlet langsung diawasinya sesuai Peraturan Presiden (Perpres) baru No.95 Tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Olah Raga Nasional yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Pembubaran Satlak dilakukan pemerintah untuk memangkas birokrasi demi peningkatan prestasi atlet. Pasca pembubaran 19 Oktober lalu, Menpora dibantu KONI berangsur membereskan segala persiapan atlet dan cabang olahraga (cabor).

"Tidak ada keterlambatan. Semua berjalan baik dan persoalan di 2017 sudah tuntas, baik soal administrasi yang sempat terganggu," ucap Menpora disela puncak acara penutupan Kirab Pemuda Nusantara 2017 di Blitar, Kamis (7/12/2017).

Baca: Carolina Marin Mundur dari Dubai World Superseries Finals

"Semua proses berjalan dengan baik. Saya katakan itu karena saya yang handle langsung dan tanggung jawab atas Perpres tersebut (Perpres No. 95)," sambung Cak Imam.

Ia pun menerangkan jika mulai 2018, tiap cabor dipersilakan untuk melaksanakan pemusatan latihan. Hal itu dilakukan setelah pihaknya rampung membereskan laporan administrasi dari Satlak setelah Perpres No. 95 disahkan.

"Perpres sudah mulai jalan per 1 Januari 2018. Nantinya 40 cabor terbiayai penuh. Baik akomodasi dan uang saku untuk tryout dan training camp, dan fasilitas alat latih dan tanding," tutup Menpora.


Video: Indonesia Raih Empat Emas di Test Event Bridge Asian Games

 


(PAT)