Jelang Asian Games 2018

Target Dana Sponsor Asian Games 2018 Mencapai Rp1,5 Triliun

Kautsar Halim    •    30 Maret 2017 19:42 WIB
asian games 2018
Target Dana Sponsor Asian Games 2018 Mencapai Rp1,5 Triliun
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kiri) mendapat penjelasan dari Ketua Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) Erick Thohir (kanan) disaksikan Mensesneg Pratikno (kiri), Menko PMK Puan Maharani (kedua kanan) dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljo

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah punya harapan besar terhadap para sponsor Asian Games 2018. Mereka menargetkan dana yang terkumpul dari seluruh sponsor bisa mencapai Rp1,5 triliun.

"Targetnya antara Rp1 triliun sampai Rp1,5 triliun. Kami harap itu dapat tercapai," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Terlepas dari dukungan sponsor, pemerintah dijelaskan Puan, sudah mematok dana APBN sebesar Rp4,5 triliun. Jumlah tersebut belum termasuk biaya pembangunan dan renovasi sarana olahraga.


Klik: Kemeriahan di Latihan Perdana Essien bersama Persib


Namun, jika ditotal dengan biaya pembangunan Wisma Atlet Kemayoran dan renovasi infrastruktur olahraga (di Jakarta dan Palembang) jumlahnya mencapai Rp20 triliun.

"Kalau total infrastruktur langsung mencapai Rp10 triliun," kata dia.

Terlepas dana dari sponsor dan APBN, Komite penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) juga menganggarkan dana yang tidak sedikit. Jumlahnya bahkan mencapai Rp8,7 triliun.


Klik: Tampil Arogan, Debutan MotoGP Ini Mengaku Tak Menyesal


Demi menjaga akuntabilitas, keterlibatan sponsor di ajang Asian Games akan diawasi ketat oleh pemerintah. Menko PMK mengatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Semua perlu diawasi untuk menjaga akuntabilitas penyelenggaraan Asian
Games ini," kata Puan

Rapat keterlibatan sektor swasta di ajang Asian Games 2018 dipimpin langsung oleh Wapres RI Jusuf Kalla. Jalannya rapat juga diikuti oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar. (ANT)

 


(KAU)