Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

Lifter Putri Indonesia Pecahkan Rekor Dunia di Swedia

Riyan Ferdianto    •    07 November 2018 00:59 WIB
angkat besi
Lifter Putri Indonesia Pecahkan Rekor Dunia di Swedia
Lifter putri Indonesia Sri Hartati menyabet medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia pada kejuaraan International Powerlifting Championship 2018 di Halmstad, Swedia, Selasa 6 November 2018 (Foto ANTARA/Muhammad Adimaja )

Halmstad: Lifter putri Indonesia Sri Hartati mengharumkan nama Indonesia di pentas Internasional. Sri sukses menyabet medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia pada kejuaraan International Powerlifting Championship 2018 di Halmstad, Swedia, Selasa 6 November 2018.

Hartati yang turun di kelas -57 kg mendapatkan medali emas usai mencatatkan total angkatan seberat 565 kg dari tiga jenis angkatan berbeda (squat, bench press dan deadlift).

Hartati langsung membuat gebrakan saat turun di nomor squat di mana ia berhasil memecahkan rekor dunia dengan angkatan seberat 225 kg. Pada nomor bench press, Hartati harus puas ada di posisi dua dengan angkatan 150 kg. Sedangkan di nomor deadlift, Hartati menduduki posisi tiga dengan angkatan 190kg.

Dengan total angkatan 565 kg, Hartati tak hanya berhak menyabet medali emas. Ia juga berhasil memecahkan rekor dunia. Hartati menyisihkan dua atlet Rusia, Anna Ryzhkova dan Victoria Karlysheva yang mencatatkan total angkatan 550 kg dan 525 kg.

"Berita gembira dari Kejuaraan Dunia Angkat Berat di Swedia. Sri Hartati berhasil merebut gelar juara dunia. Alhamdulillah," kata Wakil Ketua Umum PB PABBSI Joko Purnomo via pesan whatsapp.

Klik di sini: Delapan Klub Berpeluang Segel Tiket 16-Besar Liga Champions

Atlet Indonesia lainnya, Widari juga mencatatkan prestasi apik di kejuaraan ini. Widari yang turun di kelas -47 kg berhasil menyabet medali perak usai mencatatkan total angkatan 476 kg (160 kg squat, 141 kg bench press dan 175 kg deadlift).

Widari gagal bersaing dengan lifter asal Jepang Yukako Fukushima yang mencatatkan total angkatan 495 kg. Kegagalan Widari tidak lepas dari jumlah angkatan squat yang dicatatkannya.

Pada angkatan squat, Widari kalah jauh dari Yukako yang berhasil mengangkat beban seberat 190 kg. Sementara di angkatan bench press dan deadlift, Widari berhasil jadi yang terbaik, jauh mengungguli angkatan Yukako dengan 135 kg dan 170 kg.

Prestasi yang dicatatkan Sri Hartati dan Widari menjadi angin segar untuk olahraga angkat berat Indonesia. Sebelumnya, lifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan juga berhasil mengharumkan nama bangsa saat turun di kejuaraan dunia angkat besi di Turkmenistan, Sabtu 3 November 2018 lalu.

Eko Yuli sukses menyabet medali emas dan memecahkan rekor dunia saat turun di kelas 61 kg. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu membuat total angkatan 317kg, dengan rincian 143kg angkatan snatch dan 174kg angkatan clean & jerk.

Video: Masyarakat Antusias Sambut Piala AFF 2018




(ACF)