Dari Bonus, Fadli Ingin Berangkatkan Orang Tua Umroh

M. Rizky Adhestian    •    17 Oktober 2018 19:14 WIB
soccertainmentAsian Para Games
Dari Bonus, Fadli Ingin Berangkatkan Orang Tua Umroh
Muhammad Fadli Immamuddin (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta: Atlet para cycling Indonesia, Muhammad Fadli Immamuddin, punya cita-cita mulia setelah mendapatkan bonus dari prestasinya di Asian Para Games 2018. Pria berusia 34 tahun tersebut ingin berangkat ke tanah suci untuk ibadah umroh bersama orang tuanya.

Fadli mencatatkan prestasi gemilang pada Asian Para Games 2018. Lewat cabang olahraga para cycling, ia memenangkan masing-masing satu medali perunggu, perak, dan emas.

Seperti yang dijanjikan pemerintah, setiap atlet peraih medali di Asian Para Games akan mendapatkan bonus. Untuk peraih medali emas, mendapat bonus Rp1,5 miliar plus peluang menjadi PNS atau bekerja di BUMN. Sementara bonus untuk peraih perak sebesar Rp500 juta dan peraih perunggu Rp250 juta.

Baca: Fadli Beberkan Resep Raih Tiga Medali di Asian Para Games 2018

Dengan ini, maka Fadli diperkirakan mendapat bonus senilai Rp2,2 miliar dari ketiga raihan medalinya. Ia berencana menggunakan bonus tersebut untuk tabungan investasi masa depan keluarga dan membahagiakan orang tuanya.

"Dapat bonus ya untuk tabungan keluarga. Atlet pasti dimakan umur, tidak mungkin kita selamanya bisa jadi atlet. Beda sama orang kerja (konvensional), mungkin mereka lebih lama," kata Fadli di Jakarta pada Rabu (17/10).

"Juga ingin menyenangkan orang tua. Kita ingin umroh bareng," lanjut dia.

Fadli sekaligus menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih emas dari cabor para cycling di Asian Para Games 2018. Medali-medali tersebut diraihnya lewat nomor sprint tim putra (perunggu), time trial putra (perak), dan individual pursuit 3000 meter putra (emas).




(FIR)