Menpora Berharap Pencak Silat Semakin Mendunia

Gervin Nathaniel Purba    •    21 Mei 2018 11:58 WIB
berita kemenpora
Menpora Berharap Pencak Silat Semakin Mendunia
Menpora Imam Nahrawi bersama Ketum FBPro Taufan Eko Nugroho Rotorasiko mengukuhkan Ketua Dewan Penasehat Hutomo Mandala Putra (Tommy Suharto) dan Ketua Pembina Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Federasi Beladiri Profesional Indonesia (FBPro Indonesi

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Ketua Umum Federasi Beladiri Profesional Indonesia (FBPro), Taufan Eko Nugroho Rotorasiko mengukuhkan Hutomo Mandala Putra (Tommy Suharto) sebagai Ketua Dewan Penasehat FBPro dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Ketua Pembina FBPro Indonesia.

"Pertama selamat atas pengukuhan Ketua Dewan Penasehat Mas Tommy dan Ketua Dewan Pembina Bapak Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua MPR RI dan juga Ketum PKB. Semoga FBPro semakin bersinergi dan menjadi bagian mengangkat pencak silat ke kancah dunia," ujar Imam, dilansir Kemenpora.go.id, Senin, 21 Mei 2108.

Olahraga amatir dan olahraga profesional (pro) harus sama-sama berkembang seiring sejalan dengan kemajuan dan tantangan global olahraga dunia, termasuk beladiri profesional. FBPro yang didirikan sejak akhir 2015 menjadi tempat berkumpul berbagai perguruan beladiri dan mempunyai tujuan mulia mengangkat marwah pencak silat untuk menjadi tuan di negeri sendiri dan mendunia.

"Untuk menuju olimpiade kita butuh dukungan 70 negara. Sekarang baru sekitar 40 negara. Tetapi untuk Asian Games ini pencak silat dipertandingkan pertama kali. Semoga mampu mempersembahkan emas yang banyak," ujarnya.

Hal penting lagi yang dipesankan kepada FBPro, bahwa perlu terus ada sosialisasi dan pembelajaran kepada anak-anak tentang pencak silat sebagai warisan budaya luhur asli Nusantara. Pencak silat harus dijadikan sebagai branding nasional, sehingga masyarakat dunia akan mengetahui bila belajar silat harus ke Indonesia, bukan ke negara lain.

"Terima kasih atas dukungan FBPro untuk turut serta menyukseskan Asian Games. Saya titipkan pesan, sosialisasikan terus dan ajarkan pencak silat kepada anak-anak kita agar mereka mengenal keluhuran budaya, sekaligus olahraga dan pembentuk karakter yang luar biasa itu. Kalau orang belajar karate ke Jepang, belajar taekwondo ke Korsel, nah kalau belajar silat jangan lagi ke Malaysia atau Vietnam, harus ke Indonesia. Jadikan pencak silat branding nasional dan kebanggaan yang mendunia," kata Imam. 


(ROS)